Friday, January 13, 2012

Blind - Spot


Sudah menjadi hal yang sangat umum saat ini ketika hampir setiap hari kita sering sekali menerima kiriman atau broadcast yang berisi pesan dari teman, yang mungkin saja itu bukan kriman asli teman kita, melainkan dari forward sebelumnya yang dia peroleh. Pesan-pesan tersebut bisa berupa kata-kata atau kalimat motivasi, hadist atau ayat Al-Quran, peringatan, berita atau just share info-info terbaru. Pesan-pesan tersebut dikirimkan melalui email, nomor HP, wall facebook atau juga chat di BBM. Sudah menjadi hal yang umum juga terjadi pada sebagian besar dari kita (termasuk saya) yang tidak terlalu sering benar-benar membaca atau memperhatikan pesan-pesan tersebut, kalaupun dibaca sampai habis, setelah itu ya lewat begitu saja, dan mungkin lalu akan kita hapus. Tetapi tidak kali itu. Suatu malam, di tengah saya mempersiapkan materi untuk tampil di suatu acara, bunyi Cling dari BB saya… lumayan membuyarkan konsentrasi saya. Saya buka, ehm forward an pesan seperti biasa, saya kira paling isinya kurang lebih sama dengan yang sering saya terima sebelum-sebelumnya, paling juga isinya share cerita humor atau tebak-tebakkan. Kali ini pesan dating dari seorang teman di Bandung, Wiguna namanya, orangnya baik dan ganteng, cool n cute gimanaaa gitu (ehmmm Wiguna senyum-senyum deh baca tulisan ini), saya baca sekilas, sampai selesai, ketika ingin menghapusnya seperti biasa lalu seperti ada tangan yang menahan…., dan membuat dahi saya sedikit mengernyit…., saya baca ulang isi pesan tersebut…., lho koq bisa membuat saya tertarik membacanya lagi…, ehmmm bagus nih…, maka itulah supaya pesan itu tidak lewat begitu saja, saya lalu cepat-cepat membuat tulisan ini. Harapannya tentu saja agar saya senantiasa dapat mengambil hikmahnya, semoga juga bisa bermanfaat bagi oranglain yang membacanya. Isi pesannya sebagai berikut (saya kutip lengkap) ;

Semua petinju profesional memiliki pelatih. Bahkan, petinju sehebat Mohammad Ali sekalipun juga memiliki pelatih. Padahal jika mereka berdua disuruh bertanding jelas Mohammad Ali-lah yang akan memenangkan pertandingan tersebut. Mungkin kita bertanya-tanya, mengapa Mohammad Ali butuh pelatih kalau jelas-jelas dia lebih hebat dari pelatihnya? Kita harus tahu bahwa Mohammad Ali butuh pelatih bukan karena pelatihnya lebih hebat darinya, namun karena ia butuh seseorang untuk melihat hal-hal yang : TIDAK  DAPAT  DIA  LIHAT  SENDIRI. hal yang tidak dapat kita lihat sendiri dengan mata sendiri itulah yang disebut dengan “Blind Spot” atau “Titik Buta”.  Nah, kita hanya bisa melihat “Blind Spot” tersebut dengan bantuan orang lain. Dalam hidup ini, kita butuh seseorang dalam mengawal kehidupan kita, sekaligus untuk mengingatkan kita seandainya prioritas hidup kita mulai bergeser.
·         Kita butuh orang lain untuk menasehati
·         Kita butuh orang lain untuk mengingatkan
·         Kita butuh orang lain bahkan untuk menegur kita jika kit amulai melakukan sesuatu yang keliru, yang bahkan kita tak pernah menyadari.
Kerendahan hati kita :
·         Untuk menerima kritikan
·         Untuk menerima nasehat
·         Dan untuk menerima teguran itulah yang justru akan menyelamatkan kita.

          Kita bukan manusia sempurna. Biarkan oranglain yang menjadi “mata” kita di area “Blind Spot” kita sehingga kita bisa melihat apa yang tidak bisa kita lihat dengan pandangan kita sendiri. itulah salah satu makna kebersamaan.

Seorang Coach beraksi
            Hmmm, buat orang lain mungkin isi tulisan itu sangat biasa, tapi buat saya sangat luar biasa. Saya merasa sedikit ‘tertampar’ bahwa selama ini mungkin saya sering mengabaikan yang namanya BlindSpot tersebut. Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Dua hari setelah menerima pesan tersebut, isi pesan itu saya jadikan pengantar ketika mengisi sebuah acara sebagai narasumber pelatihan bagi guru-guru TK di Kecamatan Ngaglik, kawasan Kaliurang, Sleman DIY. Saya katakan bahwa saya memang tak bisa jadi guru TK, saya jauh sekali dari yang namanya sabar atau telaten menghadapi anak-anak usia TK, tapi saya punya ilmunya, saya tau trik-trik dan teknisnya, Karena itu perkenankan saya untuk membaginya kepada Ibu Guru sekalian (ketika pelatihan. tidak ada guru TK yang pria, hehe) agar Ibu Guru semua bisa menjadi sosok guru yang benar-benar dicintai dan dirindukan semua muridnya. 

               Lalu seiring dengan berjalannya waktu, cerita Blindspot itu senantiasa selalu saya bawa sebagai pengantar materi di hampir setiap acara yang saya isi. Bahkan ketika saya mengisi materi andalan saya, bagaimana menjadi orangtua yang efektif bagi anak di zaman yang serba canggih ini, wowww saya sebenarnya sangat jauh dari yang namanya efektif dan baik untuk kriteria orangtua idaman. Tapi, saya mau selalu belajar memperbaiki diri, saya punya semangat untuk bisa menjadi Blindspot bagi siapa saja untuk saling mengingatkan, saling menasehati, saling memberi inspirasi bagi sesame orangtua, agar bisa mengantarkan anak-anak kita meraih kualitas yang sempurna sebagai manusia. Yukkk ah para orangtua, senantiasa kita bisa menjadi Blindspot bagi yang lain (dengan cara-cara yang baik dan hikmah tentunya), begitupun sebaliknya, kita bisa dengan bijak menjadikan oranglain dan lingkungan sebagai Blindspot buat kita, agar kita tidak benar-benar BUTA dalam menjalani kehidupan ini.  Mulai sekarang berarti saya harus bisa lebih cerdas dan selektif lagi menerima dan membaca setiap pesan yang masuk. Tidak menganggap sepele semuanya, karena bisa jadi di antara yang menurut kita sepele-sepele tersebut mengandung hikmah yang luar biasa. Wallahua’lam Bisshowab….


Oleh : Bunda Shinta
Jogja, 25 Desember 2011, jam 21.30
Big Thanks buat Wiguna, terimakasih sudah menjadi teman belajar saya…

6 comments:

  1. dan terkadang "Coach" gak mesti a "Man" ato a "Woman" ya bunda..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas Anton, dirimu tu juga salah satu Coach alias Blindspot buatku, makasih mas pertemanannya.. (Bund_Shin)

      Delete
  2. subhanalloh... makasih bunda cantik,,,,, menjadi inspirasi buatq....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih sama2 Bu Rina, kit abs belajar dari siapa saja, utk bs jadi Blindspot buat kita.., maturnuwun nggeh berkenan mampir.. (Bund-Shin)

      Delete

Silahkan tinggalkan pendapat atau komentar anda